Setengah Tahun Pertama

Tidak terasa sudah enam bulan terlewati. Semester pertama kuliah pun berakhir dengan sitting exam seminggu yang lalu, sekarang tinggal harap-harap cemas menunggu nilai akhir keluar *fingers crossed*. Rasanya lega sedikit karena beban di pundak sudah terlepaskan walaupun kalau menengok kembali ke belakang ada sedikit rasa sesal karena kurang optimal memanfaatkan waktu dan tidak menerapkan strategi belajar yang benar. I could definitely do better in the future (notetoself).

Seolah balas dendam, seminggu ini berlalu begitu saja dengan maraton film, internetan, tidur sampai siang, main Minion Rush atau Boom Beach, atau mencoba resep baru. Setelah acara BBQ bersama teman-teman satu jurusan Jumat lalu saya praktis tidak meninggalkan rumah dan baru hari ini memutuskan untuk jalan-jalan ke taman.

Di musim semi/panas seperti sekarang ini taman jadi banyak dikunjungi orang. Ada yang berolahraga atau sekadar duduk-duduk dan bersantai seperti saya. Karena sebagian besar taman dilengkapi oleh alat BBQ dan mainan anak-anak seperti ayunan dan perosotan, tempat ini juga menjadi pilihan tempat untuk berkumpul bersama kerabat sambil makan-makan. Di bulan November seperti sekarang ketika matahari baru terbenam sekitar pukul delapan, taman akan ramai setelah pukul empat sore saat panas matahari sudah tidak terlalu garang. Sepertinya acara bersantai di taman ini bakal saya jadikan rutinitas untuk mengusir kebosanan sekaligus cuci mata melihat mas-mas joging shirtless.

Bekal yang wajib dibawa kalau mau ke taman seperti ini adalah cemilan, buku, dan sunglasses supaya nggak kelihatan terang-terangan banget cuci matanya. Dudududu…

Baru tiga bulan lagi semester kedua akan dimulai. Saya kangen banget sama teman-teman di Indonesia dan acara karaokean atau sekadar kumpul-kumpul sambil makan bareng. Saya kangen makan tempe goreng. Saya kangen rumah tapi sepertinya baru akan pulang pertengahan tahun depan. Saya kangen dipeluk bapak ibu.

Ah, kok malah jadi melankolis gini… Ada yang mau ngirimin saya tempe? 🙂

Advertisements

42 Comments

  1. akhirnya bisa menyambangi.
    baca kangen tempenya sama seperti kemarin pas di Afrika. di sana malah gak ada tempe sama sekali. coba bikin, dapat ragi dari teman UN di sana. eh gagal. hahaha.
    begitu sampai rumah langsung berburu tempe segala bentuk selama seminggu. hahaha

    Like

  2. Semoga hasilnya memuaskan yah, Mbaaak.. 😀

    Gitu ya kalok lagi ada di tanah orang. Pasti selalu pengen balik ke kampung halaman. Ihik. *siapin mental*

    Like

  3. Summer telah tiba, saatnnya piknik di taman! Sama kayak di brisbane, pd hobi BBQ-an di taman.Summernya Melbourne itu panas ga sih mbak?
    Oh iya emang ada tempat buat liat pinguin di Melbourne, Kilda kilda apaan gitu..

    Like

    1. Iya nih barbie udah jadi budayq di oz. Sekarang belum panas Jo, twpi tahun lalu kabarnya sampe 46 derajat seminggu penuh.
      Betul Buat lihat pinguin bisa ke pantai st. Kilda, atau sekalian ke phillip island ^^

      Like

  4. *lempar tempe lintasi benua, hehehe*
    ah, saya dari dulu pengen banget bisa santai-santai di taman seperti itu *ajakin saya dong mbak* 😀

    Like

Got something to say?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s