(Micro) Blogging

Jadi ceritanya terbalik, saya akrab duluan dengan twitter ketimbang blog, padahal blog sudah jauuuuh terlebih dulu happening-nya. Saya lupa kapan saya bikin akun Twitter, tapi perkiraan antara tahun 2008 atau 2009-an dan sampai sekarang twit saya belum juga mencapai 5.000. Itu pun awalnya saya pikir sudah cukup banyak tapi lha kok ternyata ada akun-akun yang twitnya mencapai puluhan bahkan ratusan ribu.

Walaupun awalnya rada aneh, lama-lama twitteran jadi addictive, apalagi buat saya yang rada kesulitan untuk menuangkan gagasan dalam satu kalimat utuh sempurna–lebih-lebih beberapa paragraf, jadi lebih enak untuk menuliskan apa yang terlintas di kepala dalam kalimat-kalimat pendek. Kalau ada tandem ngetwit yang asik, makin rame pula pembicaraannya walaupun seringkali topik yang dibahas bakal ngelantur kemana-mana dan lebih banyak OOTnya. Satu lagi kelebihan twitter adalah tingginya lalu lintas info yang beredar. Tidak perlu saya menonton pertandingan sepakbola di televisi, dari twit orang-orang yang saya follow saya sudah bisa tahu tim mana yang menang dan mana yang dipecundangi, siapa yang mencetak gol, berapa skor akhir pertandingan, dan lain sebagainya. Lewat twitter pula saya dapat beberapa akun yang bermanfaat belajar bahasa, info kesehatan, berita terkini, sampai info perencanaan keuangan. Jadi stalker artis idola juga bisaaa…

Tapi kemudian saya merasa terganggu dengan adanya akun-akun yang kelewat sering ngetwit. Syukur-syukur kalau yang diomongin penting, yang ini lebih terkesan nyampah. Tapi nggak heran juga karena konon menurut survei, sekitar 40% twit memang berupa omongan nggak jelas. hehehe…
“Tinggal unfollow aja, gitu aja kok repot.”
Iyah, biasanya memang saya unfollow tapi tetep ditaruh list kalau-kalau nanti kepikiran untuk ngintipin twitnya.

Kemudian ada pula yang namanya kultwit. Terus terang saya rada nggak setuju dengan gagasan tentang kultwit ini. Masalahnya nggak semua topik bisa disampaikan melalui kultwit. Selain menuh-menuhin linimasa dan membuat twit lain jadi tenggelam diantara rentetan kultwit ini, gimana kalau saya pingin baca tentang topik ini lain waktu? Dengan sekitar 340 juta twit lahir dalam sehari bakal sulit untuk menemukan twit lama karena semuanya hanyut dan tenggelam dalam arus twit baru yang lahir setiap detiknya.
“Kan ada hashtag.”
Yang ada hashtag itu sudah dipakai banyak orang sehingga kita lagi-lagi harus metani ratusan twit terlebih dahulu untuk menemukan info yang kita butuhkan.

Sempat saya pikir kalau twitter pada akhirnya akan menggerus blog dari jagad maya, tapi ternyata tidak. Banyak sekali kelebihan yang dimiliki oleh blog dan tidak bisa digantikan oleh twitter. Isi pikiran kita tidak selalu bisa cukup dituangkan dalam 140 karakter, dan untuk itulah blog ada. Dengan nulis esai (saya anggap postingan di wordpress ini sebagai esai) seperti ini, paling nggak saya jadi latihan untuk memindahkan isi kepala secara sistematis dalam bentuk tulisan. Orang-orang nggak harus baca postingan saya as soon as it is posted, searchable pula kalau mau dibaca di kemudian hari… 🙂

pitik
Kenapa coba bisa ada ayam disini??? Well, since I can’t find any bird picture from my photo collection, I hope this ‘bird’ will suffice 😀
Advertisements

45 Comments

  1. Salam kenal…
    Pertama menjejak disini, langsung tertarik dg posting ini. A ha, pecinta twitter pula rupanya. Saya ngetwitt juga. Dari 2010 kalo gak salah. Sempat kecanduan juga. Sekarang sih sudah mulai berkurang. Ngeri juga kalo lihat twit counter saya sudah diatas 26.000 twit. Gak tau saya ngetwitt apa saja selama ini…
    Salam blogger, izin follow blognya ya…

    Like

    1. Salam kenal dan salam blogger Pak Titik:)
      ada yang bilang kalau twit itu kurang lebih curahan hati dan isi kepala pemiliknya 😀
      Terima kasih sudah berkunjung dan ngefollow.

      Like

Got something to say?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s